Menteri Perdagangan, Budi Santoso memberikan kuliah umum bertema “Kebijakan Perdagangan Indonesia” di Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT), Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), Kamis (5 Nov)
Pada kuliah umum ini, Mendag mendorong mahasiswa UMMAT NTB untuk menjadi wirausaha dan eksportir muda melalui Program Campuspreneur.
Mendag menegaskan, Campuspreneur tidak hanya bertujuan untuk menumbuhkan jiwa wirausaha generasi muda, tetapi juga mencetak eksportir baru dari perguruan tinggi. Mahasiswa dibina melalui pelatihan ekspor dan pengembangan produk, hingga dicarikan calon pembeli (buyer) mancanegara.
Mendag Busan menjelaskan, mahasiswa juga dapat berperan sebagai agregator ekspor, yakni membantu memasarkan produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang telah memenuhi persyaratan pasar internasional. Melalui dukungan Atase Perdagangan dan Indonesia Trade Promotion Center (ITPC), mahasiswa dapat mempelajari cara menemukan pembeli, memahami kebutuhan pasar, dan memperluas jejaring bisnis internasional tanpa meninggalkan perkuliahan.
Campuspreneur merupakan bagian dari program prioritas Kemendag, yaitu “Dari Lokal untuk Global”. Bersama dua program lainnya, yaitu “Pengamanan Pasar Dalam Negeri” dan “Perluasan Pasar Ekspor”, program-program prioritas Kemendag diarahkan untuk memperkuat daya saing produk nasional, menjaga pasar domestik, serta memperluas akses global produk Indonesia.
Acara ini turut dihadiri oleh; Sekretaris Jenderal Kemendag, Isy Karim; Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri, Iqbal S. Shofwan; Direktur Bina Pasar Dalam Negeri, Miftah Farid; dan Rektor UMMAT, Abdul Wahab.