Badan Kebijakan Perdagangan (BKPerdag) Kementerian Perdagangan bekerja sama dengan Economic Research Institute for ASEAN and East Asia (ERIA) menyelenggarakan Forum Trade Policy Advisory Group (TradePAG) 2026 dengan tema “Navigating The EUDR: Challenges and Opportunities for Indonesia’s Trade” di Jakarta, Kamis (16 Apr). Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris BKPerdag, Muhammad Suaib Sulaiman bersama Director General for Research and Policy Design ERIA, Naoto Okura.
Dalam sambutannya, Ses BKPerdag menekankan pentingnya navigasi strategis terhadap kebijakan European Union Deforestation Regulation (EUDR) guna menjaga keberlangsungan ekspor komoditas unggulan Indonesia.
Forum ini menjadi wadah krusial untuk mengidentifikasi tantangan kepatuhan sekaligus menggali peluang dalam memperkuat posisi perdagangan Indonesia di pasar global yang semakin menuntut standar keberlanjutan yang tinggi. TradePAG 2026 merupakan sarana diskusi mendalam antarpakar untuk merumuskan rekomendasi kebijakan terkait harmonisasi antara pertumbuhan ekonomi dengan regulasi lingkungan global. Diskusi ini juga menyoroti aspek diplomasi perdagangan dan penyesuaian mekanisme batas karbon yang berdampak langsung pada produsen domestik.
Hadir sebagai pakar dalam TradePAG kali ini, yakni Policy Advisor International Institute for Sustainable Development, Florencia Sarmiento; Deputy II Permanent Representative/Ambassador PTRI Jenewa, Nur Rakhman Setyoko; Professor and Director Centre for Climate and Energy Policy ANU, Frank Jotzo; serta Founder Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Fadhil Hasan.
TradePAG merupakan forum yang diinisiasi oleh Badan Kebijakan Perdagangan Kemendag bekerja sama dengan ERIA serta berbagai mitra strategis, seperti CSIS. Forum ini dimulai pada tahun 2022 dengan tujuan untuk menghimpun perspektif akademis dan praktis guna memberikan dukungan rumusan kebijakan perdagangan strategis bagi Menteri Perdagangan dalam merespons dinamika perdagangan.
.