Kemendag dan CBI Jaring Pelaku UKM Produk Dekorasi Rumah Ikuti Bimbingan Ekspor Masuk Pasar Eropa

 

Jakarta - Direktur Kerja Sama Pengembangan Ekspor Kementerian Perdagangan Marolop Nainggolan menyatakan, produk dekorasi rumah Indonesia masih berpeluang besar di pasar Eropa. Untuk itu, Kemendag melalui Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (Ditjen PEN) bekerja sama dengan pusat promosi impor negara berkembang (Centrum tot Bevordering van de Import uit Ontwikkelingslanden/CBI) Belanda menggelar lokakarya untuk menjaring pelaku usaha kecil menengah (UKM) dekorasi rumah yang akan dibimbing melakukan ekspor.

Hal tersebut diungkapkan Marolop pada acara bimbingan ekspor tersebut yang bertajuk "Workshop Export Coaching Project" di Surabaya, Jawa Timur, Kamis (15/8). Sebelumnya, kegiatan serupa juga berlangsung di Cirebon, Jawa Barat, Senin (12/8). “Wilayah Jawa Timur dan Jawa Barat memiliki banyak UKM yang potensial untuk didorong produknya hingga ke pasar luar negeri. Program kerja sama ini akan memberikan kesempatan bagi para pelaku UKM Indonesia mendapat pembinaan ekspor langsung dari tenaga ahli CBI Belanda untuk pengembangan bisnis produk dekorasi rumahnya,” ujar Marolop.

Dalam program ini, fokus produk terbagi atas produk dekorasi rumah berbahan kayu, rotan, maupun serat alami lainnya. Marolop melanjutkan, bagi pelaku usaha yang ingin mendapat bimbingan dapat mendaftarkan melalui situs web https://www.cbi.eu/projects/cbi%E2%80%99sexport-coaching-project-home-decoration-indonesia/. Batas akhir pendaftaran yaitu pada 31 Agustus 2019. Peserta yang terpilih mengikuti program ini tidak dipungut biaya.

Perusahaan yang mendaftar nantinya akan melalui beberapa tahapan seleksi, pembinaan, hingga masuk ke pasar. Perusahaan yang terpilih, akan menjalani program pembinaan ekspor yang meliputi bimbingan teknis dan pelatihan. Program-program pelatihan antara seperti pemahaman pasar Eropa dan pengembangan tanggung jawab sosial perusahaan (corporate social responsibility/CSR) oleh perusahaan. Pada tahap selanjutnya, program akan fokus kepada akses penetrasi pasar bagi UKM memasuki pasar Eropa. Pada tahap ini, UKM akan mengikuti berbagai kegiatan seperti partisipasi pada pameran, misi dagang, atau pemasaran daring.

"Produk dekorasi rumah Indonesia masih berpeluang besar di pasar Eropa. Belanda menjadi pintu masuk atau lokomotif ke pasar Eropa untuk ekspor produk dekorasi rumah Indonesia dengan pangsa pasar sebesar 22,43 persen. Selama lima tahun terakhir, perkembangan ekspornya juga menunjukkan tren positif sebesar 3,38 persen dengan nilai USD 109 juta pada 2018," ungkap Marolop.

Marolop menjelaskan lebih lanjut, berdasarkan tren permintaan pasar Eropa, produk dekorasi rumah yang menjanjikan untuk diekspor ke sana antara lain furnitur kecil yang mudah dipindahkan, furnitur taman, keranjang dan kotak, penerangan ramah lingkungan (eco-lighting), dan cermin. Melihat kekayaan keterampilan tradisional, banyaknya bahan baku alami yang unik dan berkualitas tinggi, serta pengalaman dalam ekspor, Indonesia dapat membidik segmen pasar menengah ke atas di pasar Eropa yang mengutamakan aspek kemewahan dan keberlanjutan

Adapun sebagai landasan program bimbingan ini, Ditjen PEN Kemendag telah melakukan penandatanganan Letter of Intent (LoI) kerja sama dengan CBI untuk memberikan bimbingan kepada pelaku usaha terpilih agar mampu memenuhi persyaratan dan selera pasar Eropa. Penandatangannan dilakukan pada 23 Juli 2019, yang selanjutnya akan ditindaklanjuti dengan penandatanganan nota kesepahaman pada Oktober 2019 di Trade Expo Indonesia (TEI) 2019. Nilai proyek kerja sama ini sebesar EUR 2,5 juta dengan target peningkatan ekspor sebesar EUR 34,5 juta pada akhir periode kerja sama. “Kami harapkan para pelaku usaha dapat mendaftar untuk mengikuti program yang sangat baik ini. Program ini merupakan bantuan terakhir yang akan diberikan CBI di Indonesia, selanjutnya tidak ada lagi. Untuk itu, kami harap program ini dapat dimanfaatkan dengan semaksimal mungkin,” pungkas Marolop.

https://pressrelease.kontan.co.id/release/kemendag-dan-cbi-jaring-pelaku-ukm-produk-dekorasi-rumah-ikuti-bimbingan-ekspor-masuk-pasar-eropa