Perwakilan Perdagangan

Laporan Atase Perdagangan

List of reports from our trade attache around the world from time to time.

PERKEMBANGAN PERDAGANGAN INDONESIA - MESIR

PERIODE : JANUARI - OKTOBER 2012

 

 

A.    Perkembangan perekonomian dan perdagangan Mesir

1.   Selama periode Januari-Oktober 2012, neraca perdagangan Mesir dengan Dunia defisit sebesar US$ 30,15 miliar, atau naik 21,14% dibandingkan dengan defisit periode yang sama tahun 2011, yang tercatat sebesar US$ 24,89 miliar.

2.   Total perdagangan Mesir dengan Dunia periode Januari-Oktober 2012 tercatat sebesar US$ 73,93 miliar, turun 4,66% dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2011, yang nilainya sebesar US$ 77,54 miliar. Total perdagangan tersebut terdiri dari ekspor Mesir sebesar US$ 21,89 miliar, turun 16,86% dibanding periode yang sama tahun 2011 yang tercatat sebesar US$ 26,32 miliar, dan impor Mesir sebesar US$ 52,04 miliar, naik 1,61% dibanding periode yang sama tahun 2011 yang tercatat US$ 51,22 miliar.

3.   Total ekspor Mesir tersebut terdiri dari Migas US$ 6,30 miliar, turun 11,40% dibanding periode Januari-Oktomber 2011 dengan nilai sebesar US$ 7,11 miliar, dan ekspor Non-Migas sebesar US$ 15,59 miliar, turun 18,88% dibanding periode yang sama tahun 2011 yaitu sebesar US$ 19,21 miliar. Total impor terdiri dari Migas sebesar US$ 8,95 miliar, naik 19,45% dibanding dengan periode yang sama tahun 2011 sebesar US$ 7,49 miliar, dan Non-Migas sebesar US$ 43,09 miliar naik 1,45% dibanding dengan periode yang sama tahun 2011, yang tercatat sebesar US$ 43,72 miliar.

4.   Ekspor Mesir pada periode Januari-Oktober 2012 terbesar ditujukan ke negara-negara; Italia dengan nilai  sebesar US$ 1,76 miliar  (-25,35),  disusul  India US$ 1,62 miliar (-5,64),  Amerika  Serikat  US$ 1,45 miliar  (-0,95),  Saudi  Arabia  US$ 1,42  miliar (-9,74), Turki US$ 1,07 miliar )-15,38), Lybia US$ 1,06 miliar (+183,16), Perancis US$ 867 juta (-22,45),  Spanyol  US$ 787 juta  (-28,39),  dan  Lebanon US$ 648 juta (-21,07).

5.    Beberapa komoditi ekspor Non-Migas utama Mesir ke Dunia yang mengalami peningkatan nilai, pada periode Januari-Oktober 2012 antara lain:

·         Acrylic Alcohols & Their Halogenated (HS 2905) US$ 269,26 juta, naik 46,76%;

·     Natural Calcium Phosphates, Natural Aluminium Calcium Phosphates (HS 2510) US$ 254,84 juta (12,05%);

·         Glazed Ceramic Flags (HS 6908) US$ 237,05 juta (83,47%), dll.

6.    Impor Mesir terbesar pada periode Januari-Oktober 2012 berasal dari RR. Cina dengan  nilai  US$  4,95 miliar  (+6,39%),  disusul  Amerika Serikat US$ 4,07 miliar (-28,26%), Jerman US$ 3,51 miliar (+7,45%), Rusia US$ 3,08 miliar (+61,81%), Ukraina US$ 2,79 miliar (+100,50%), Turki US$ 2,63 miliar (+19,58%), Italia US$ 2,50 miliar (-3,95%), Saudi Arabia US$ 2,03 miliar (-1,12%), Brasil US$ 1,99 miliar (+14,11%), dan Kuwait US$ 1,86 miliar (-14,54%).

7.      Beberapa komoditi impor Non-migas utama Mesir dari Dunia yang meningkat nilai impornya pada periode Januari-Oktober 2012 sebagai berikut:

·       Semi-finished Products Of Iron Or Non-Alloy Steel Cont. (HS 7207) dengan nilai US$ 1,21 miliar, naik 33,83%;

·       Medicaments Consisting Of Mixed Or Unmixed Products For Thera (HS 3004) US$ 1,11 miliar (12,65%);

·       Motor Cars Principally Designed for The Transportation of Persons (HS 8703) US$ 0,98 miliar (8,39%), dll.

 

B.    Perkembangan perdagangan bilateral Mesir dengan Indonesia

  1. Selama periode Januari-Oktober 2012 neraca perdagangan Indonesia-Mesir surplus bagi Indonesia sebesar US$ 617,21 juta, dan turun 0,05% dibanding surplus pada periode yang sama tahun 2011, yaitu sebesar US$ 617,51 juta.
  2. Total perdagangan Indonesia dengan Mesir pada periode Januari-Oktober 2012 tercatat US$ 792,31 juta, dan mengalami penurunan sebesar 1,94% dibanding dengan periode yang sama tahun 2011, yang nilainya US$ 807,97 juta.
  3. Total ekspor Indonesia ke Mesir pada periode Januari-Oktober 2012 tercatat sebesar US$ 704,76 juta, atau menurun sebesar 1,12% dibanding periode yang sama tahun 2011, yaitu sebesar US$ 712,74 juta.
  4. Beberapa komoditi ekspor Non-migas Indonesia ke Mesir yang mengalami kenaikan pada periode Januari-Oktober 2012, antara lain sebagai berikut:
  5. ·         Synthetic Filament Yarn Not Put Up (HS 5402) US$ 51,68 juta, naik 9,23%;

    ·         Coffee Whether Or Not Roasted Or Decaffeinated (HS 0901) US$ 33,82 juta (92,00%);

    ·         New Pneumatic Tyres of Rubber (HS 4011) US$ 27,13 juta, naik 3,12%;

    ·         Uncoated Paper and Paperboard (HS 4802) US$ 22,39 juta, naik 13,90%;

    ·         Plywood Veneered Panels & Similar Laminated Wood (HS 8529) US$ 11,14 juta (2,10%), dll.

    Sementara itu, komoditi ekspor non migas yang turun nilai ekspornya, antara lain :

    ·      Palm Oil & Its Fractions, Not Chemically Modified (HS 1511) sebesar US$ 294,69 juta (turun 18,46%), juga merupakan komoditi ekspor Indonesia dengan nilai tertinggi pada periode ini, dan pangsa pasarnya 66,40% . Sementara itu, pesaing utamanya adalah Malaysia, dan pangsa pasarnya 33,18% serta Saudi Arabia, pangsa pasarnya 0,40% ;

    ·        Natural Rubber, Balata, Chicle Etc, Prim Form Etc., (HS 4001) sebesar US$ 14,73    juta (turun 37,24%);

    ·        Paper & Paperboard, Coated With Kaolin Etc, Rl Etc., (HS 4810) sebesar US$ 11,84 juta (turun 17,99%).

  6. Total ekspor Non-migas Mesir ke Indonesia pada periode Januari-Oktober 2012 tercatat sebesar US$ 87,55 juta, atau turun sebesar 8,06% jika dibanding dengan periode yang sama pada tahun 2011, dengan nilai sebesar US$ 95,23 juta.

 

C.    Informasi lainnya

  1. Terjadi perbedaan yang cukup signifikan antara data yang dikeluarkan oleh BPS Indonesia dengan CAPMAS (BPS Mesir), dimana data ekspor dan impor yang dikeluarkan oleh BPS Indonesia, lebih tinggi 30-50 persen dibandingkan dengan data yang dikeluarkan oleh CAPMAS. Setelah ditelusuri dan berdasarkan diskusi dengan para importir di Mesir, ternyata banyak importir yang melakukan transaksi under invoice. Menurut pengakuan beberapa importir di Mesir, mereka rata-rata menurunkan nilai impor yang dilaporkan sekitar 30% dari nilai sesungguhnya.
  2. Dalam rangka meningkatkan hubungan dagang antara Indonesia dengan Mesir :

·     Indonesia akan mengikuti Cairo International Fair (CIF), saat ini sedang dilakukan koordinasi dengan Ditjen PEN, Kemen UMKM, Pemda dan eksportir. Komitmen yang sudah ada dari Pemda SUMUT dan 5 perusahaan yang bergerak di bidang makanan, tekstil, alat kesehatan, dan handicraft menyatakan keikutsertaan dalam CIF.

·      Pertemuan bisnis antara Atdag dengan Importir Sabun dari Mesir (Image., Co.) dan Importir Plywood (El Rada El Nour) dalam rangka mengimpor kedua komoditi tersebut dari Indonesia. Kebutuhan Image.,Co dengan trial shipment sebanyak 2 Container 20 ft dan kebutuhan El Rada El Nour sebanyak 4 Container 20 ft. Di samping itu juga, diadakan pertemuan dengan Efadco Petroleum Services Co., dalam rangka mengimpor perlatan minyak dan gas (al. : land drilling rigs; work-over & pulling units; down hole tools; AHTS; tub boats, dlsb).

 

 

Sumber : Laporan Atdag Kairo, Mesir, Januari 2013 kirim : Apr ’11)