Tentang Kami

Laporan Kinerja 2012

Ringkasan Eksekutif

 

Perekonomian dunia masih menghadapi tekanan yang kuat dan ketidakpastian, pada tahun
2012 ini mengalami perlambatan, diperkirakan hanya tumbuh sebesar 3,3 % lebih rendah
dari prediksi sebelumnya sebesar 3,5%. Sedangkan pertumbuhan perdagangan dunia di
tahun 2012 diperkirakan hanya tumbuh 3,2%. Pertumbuhan impor negara maju diperkirakan
hanya tumbuh 1,7 %, semantara negara berkembang tumbuh 7%. Sedangkan pertumbuhan
ekspor negara maju diperkirakan sebesar 2,2 % dan negara berkembang sebesar 4%.
Berbagai prediksi lembaga internasional yang menempatkan negara-negara berkembang di
Asia seperti China, India, Jepang, dan Indonesia dalam 10 negara ekonomi terbesar di dunia
pada tahun 2030. Dalam forum negara-negara G20 yang mengumpulkan 20 ekonomi
terbesar di dunia, terdapat 6 negara dari benua Asia, yaitu Indonesia, China, Jepang, Korea
Selatan, India, dan Arab Saudi. Total GDP PPP (2011) untuk ke 6 negara ini adalah USD 23,6
triliun atau 32,5% dari total GDP negara-negara G20.
Indonesia tetap terkena dampak dari tekanan perekonomian dunia, namun masih
menunjukkan kondisi yang relatif kondusif, dan sentimen pasar dalam jangka menengah
Indonesia masih positif. Dari perkembangan terkini, Indonesia jelas merupakan titik terang,
pertumbuhan relatif bagus dan konsisten membangun kapasitas perdagangan demi
kesejahteraan rakyat. Pertumbuhan ekonomi Indonesia relatif kuat menembus angka 6,3%
atau nomor dua di Asia setelah China, yang didorong oleh kuatnya daya konsumsi swasta
dan meningkatnya investasi yang berorientasi pada permintaan domestik.
Pertumbuhan ini masih didorong kuatnya konsumsi domestik dan meningkatnya investasi.
Namun, di tengah tingginya ketidakpastian global, Indonesia harus tetap waspada dan
mempersiapkan diri terutama dalam menghadapi konsekuensi potensi perlambatan di China
dan penurunan harga komoditas serta kemungkinan terjadinya gejolak baru di pasar
keuangan dan komoditas. Selain itu, kunci dalam mempertahankan dan meningkatkan
kinerja pertumbuhan ekonomi Indonesia yang kuat adalah dengan melanjutkan penguatan
kerangka kebijakan dalam menghadapi tekanan-tekanan dan membangun ketahanan
ekonomi melalui peningkatan kualitas belanja dan regulasi.


[ Download File ]